|
1 September 2009 HARI KEBERSIHAN SANTA MARIA CIREBON Tema: Dengan hari kebersihan Santa Maria kita Wujudklna Budaya Kehidupan yang: Bersih, Ramah, Disiplin dan Jujur. 1. Latar Belakang: Hari Kebersihan sekkolah Santa Maria Cirebon digagas dan dicanangkan pada tanggal 1 September 2004 oleh Pengurus Yayasan dan Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA Santa Maria 1 dan SMA Santa Maria 2 Cirebon. Hari kebersihan dirancang sebagai upaya untuk menyikapi keprihatinan terhadap rendahnya kepedulian dan keterlibatan warga sekolah Santa Maria khususnya para siswa terhadap kebersihan lingkungan. Pada masa lalu kultur atau budaya yang melekat pada sekolah katolik secara khusus sekolah Santa Maria adalah sekolah yang unggul dalam mutu pendidikan, disiplin dan kebersihannya. Namun realitas sekarang sekolah Santa Maria terkesan kumuh, kotor tidak saja oleh factor luar seperti debu batu bara tetapi budaya warga sekoalh yang tidak peduli lagi dengan kebersihan lingkungan, sikap yang memprihatinkan adalah MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, kurangnya kecintaan terhadap sekolah, melalui penerapan budaya atau pembiasaan positif yang telah dibangun oleh sekolah positif yang telah dibangun oleh sekolah melalui program-program kedisiplinan dan tata tertib sebagai budaya yang hidup (school culture). Kenyataan yang setiap hari kita saksikan adalah ruang-ruang kelas, koridor halaman sekolah, kantin, lapangan tampak kotor oleh sampah-sampah yang dibuang sembarangan oleh para siswa dan warga sekolah yang lain. Sebagai budaya yang mau kita bangun di sekolah ini, kenyataan di atas tidak cukup hanya dengan menambah jumlah pegawai kebersihan, karena akar nilai yang mau kita bangun adalah penanaman karakter kepedlian dari semua warga sekolah yaitu siswa, guru, karyawan, kepala sekolah dan warga sekitar.
Kita sadar ketidakpedulian terhadap kebersihan lingkungan meski belum diuji secara ilmiah berdampak sekali pada penuruna sikap disiplin dan mutu pendidikan secara umum. Maka berangkat dari keprihatinan tersebut pengurus dan pimpinan Santa Maria bermaksud membuat gerakan bersama senak tanggal 1 September 2004 sebagai gerakan awal untu diteruskan sepanjang tahun dan diharapkan terus ditanamkan, diperingati dan dihidupi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2009 ini hari kebersihan Santra Maria akan kita hidupkan kembali sebagai gerakan kepedulian yang mengambil tema: Dengan hari kebersihan Santa Maria kita wujudkan budaya kehidupan yang bersih, ramah, disiplin dan jujur. Budaya sekolah yang dimaksud adalah: sekumpulan nilai yang melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian dan simbul-simbul yang dipraktikan oleh warga sekolah. Budaya sekolah (School culture) perlu kita hidupi bersama, agar bida tercipta suasana atau lingkungan sekolah yang kondusif, nyaman, aman yang membuat semua siswa betah untuk belajar di sekolah. Karakter berbudaya tersebut membutuhkan praktik nyata, dan tempatnya yang paling significan adalah di sekolah dan dilanjutkan dalam lingkungan keluarga datau sebaliknya. Pembentukan karakter melalui perwujudan budaya tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu jawaban peran pendidikan kita dlam menghadapi “global warming” yang telah mengancam kita semua. 1. GERAKAN ATAU NILAI YANG PERLU DIBUDAYAKAN SEPANJANG TAHUN 1.1 Gerakan membuang sampah plastik, sampah kering dan sampah basah pada tempatnya. 1.2 Gerakan memgambil sampah di lingkungan kelas. 1.3 Gerakan mencintai tanaman: Menyiram, merawat bunga di sekitar kelas. 1.4 Gerakan menanam pohon di sekitar sekolah 1.5 Gerakan menanam bunga di sekitar kelas atau taman dan kebun sekolah. 1.6 Menempatkan peralatan milik sekolah: di perpustakaan, di kelas, di kantin, di laboratorium pada tempat semula dengan rapi. 1.7 Memanfaatkan air secukupnya, jika melihat kran terus mengalir segera matikan. 1.8 Mematikan listrik jika tidak digunakan. 1.9 Menggunakan kertas-kertas secukupnya. 1.10 Membudayakan senyum, sapa, salam dan saling menegur dengan gahasa yang ramah dan santun. 1.11 Mewujudkan gerakan TEPAT WAKTU (on time) dalam memulai dan menyelesaikan semua kegiatan. 1.12 Berdisiplin dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas dengantepat waktu. 1.13 Jujur dalam perkataan dan tindakan. 1.14 Mewujudkan gerakan ANTI NYONTEK pada saat tes dan kegiatan penilaian lainnya 2. KOMITMEN YANG PERLU KITA BANGUN DAN DIWUJUDKAN SEPANJANG TAHUN. Kebersihan hendaknya disadari sebagai gerakan bersama, semua warga sekolah menuju perwujudan dari sebuah komitmen untuk membudayakan karakter berbasis nilai. Sebagai gerakan bersama maka semua pihak selayaknya ikut ambil bagian sepanjang waktu untuk mewujudkannya melalui peran dan tugas masing-masing. Maka melalui hari kebersihan ini kami mengajak semua warga sekolah Santa Maria tanpa kecuali untuk terlibat aktif dalam mewujudkan budaya hidup seperti di baeah ini. 1. Untuk siswa: 1.1 Membuang dan memilah sampah pada tempatnya: sampah plastic, sampah kertas dan sampah basah. 1.2 Melaksanakan tugas piket dengan kesadaran, tanggungjawab karena didorong kebutuhan akan kerapihan dan kebersihan lingkungan belajar. 1.3 Terlibat aktif dalam melaksanakan program dan tata tertib sekolah. 1.4 Terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan nyaman untuk belajar 2. Untuk guru: 2.1 Memasukkan pengalaman nilai tentan kepedulian, keramahan, kedisiplinan dan kejujuran dalam kegiatan eksplorasi, kolaborasi, afirmasi dan refleksi pada setiap PBM. 2.2 Memberi contoh/ teladan dalam kepedulian terhadap lingkungan khususnya memilah/membuang sampah pada tempatnya. 2.3 Mengingatkan terus-menerus agar siswa menjaga kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah. 3. Untuk karyawan: 3.1 Terlibat aktif dalam mewujudkan kebersihan dan kerapian di lingkungan kerja. 3.2 Memberi contoh/ teladan dalam kepedulian terhadap lingkungan khususnya memilah/ membuang sampah pada tempatnya, menjaga kerapihan dan penataan sarana dan alat kerja. 3.3 Bersih, rapi, ramah, disiplin dan jujur dalam pelayanan. 4. Untuk kepala sekolah 4.1 Mengajak dan memotivasi semua warga sekolah untuk berpeduli terhadap kebersihan ruang belajar dan lingkungan sekolah. 4.2 Memasukkan program kepedulian, keramahan, kedisiplinan dan kjujuran dalam pembinaan personal guru dan karyawan maupun pada setiap rapat koordinasi. 4.3 Memberi teladan dalam kesetiaannya mewujudkan komitmen pelayanan yang rapi, bersih, ramah, disiplin dan jujur kepada warga sekolah dan stakeholder. 5. Untuk Sekolah: 5.1 Memprogramkan kegiatan peduli lingkungan melalui kegiatan OSIS, PRAMUKA, leadership dan ekstrakurikuler terkait. 5.2 Perlu memprogramkan lomba pembuatan tempat sampah kreatif untuk dipergunakan sendiri, 6. Pengurus Yayasan: 6.1 Memprogramkan pembinaan kepada semua pegawai agar memiliki komitmen pelayanan yang rapi, bersih, ramah, disiplin dan jujur. 6.2 Memotivasi dan mendukung program-program kepedulian lingkungan untuk mewujudkan pelayanan yang bersih, ramah, disiplin dan jujur. 6.3 Memberi teladan dalam kesetiaannya mewujudkan koitmen pelayanan yang rapi, bersih, ramah, disiplin dan jujur kepada warga sekolah dan stakeholder. HARAPAN: Konsep atay gagasan awal ini agar dikembangkan sendiri oleh masing-masing kepala sekolah disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kompetensi siswa pada unit dan jenjang masing-masing. |