
Siswa putra yang memperoleh medali perunggu tersebut antara lain kaleb, Gavriel, Kurniawan. Anton (kapten), Richard, dan Wisnu. Sedangkan tim putri yang menyabet medali emas antara lain Marviana, Hannah (kapten), Maya, Nita dan Nikita.
Hannah selaku kapten tim putri kepada Radar mengungkapkan, kemenangan tim basket yang dipimpinnya pada Popkota sebenarnya mewakili kecamatan Lemahwungkuk, dan kebetulan dari SD Santa Maria yang masuk dalam tim basket sebanyak lima orang. Pada babak final, sambung Hannah, kami bertemu dengan Kecamatan Kesambi. Kami memenangkan pertandingan dengan skor 6-4.
Kemenangan ini sebenarnya tidak disangka, karena awalnya tertinggal 0-4 poin, hal ini disebabkan minimnya suporter. Tetapi semangat untuk memenangkan pertandingan mulai muncul justru ketika merasa tertinggal jauh, berbekal semangat yang kuat akhirnya meraih angka 6 dan berbalik memimpin sekaligus memenangkan pertandingan.
"Perasaan kami senang, dari semula tertinggal kemudian berbalik memimpin dan memenangkan pertandingan, kami berhasil meraih medali emas," tandasnya.
Sementara itu, Anton selaku kapten tim basket putra mengaku kalah dengan tim basket Kesambi dengan skor 4-7. Meskipun kalah dan mendapatkan medali perunggu, Anton dan teman-temannya tetap senang bisa mempersembahkan medali kepada almamaternya. "Kami senang bisa mendapatkan medali, tetapi lebih senang lagi apabila bisa menjadi juara 1," tandasnya.
Sementara itu, Ogin Suprayogi Spd selaku guru olahraga, mengaku bangga dengan prestasi yang diukir anak didiknya. Prestasi itu menunjukkan siswa kami memiliki jiwa patriotisme memberikan pengorbanan yang terbaik untuk sekolahnya.
"Sekolah merasa bangga dengan prestasi anak-anak, ke depan mudah-mudahan bisa semakin meningkat lagi," pungkasnya.
Comments
RSS feed for comments to this post.